Berapa Besar Investasi (Pendidikan) Untuk Jadi Sarjana?

Investasi Pendidikan Sarjana
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang”. Itu ungkapan yang sering kita dengar. Berapa besarkan investasi pendidikan sarjana, atau berapa yang yang harus diinvestasikan untuk menjadi sarjana?
Suatu hari saya masuk di kelas untuk mengajar mahasiswa saya, mahasiswa baru. Seperti biasa di pertemuan pertama hanya ada kontrak belajar dan beberapa cerita untuk mengantar para mahasiswa baru ini memasuki wilayah pendidikan orang dewasa. Di antara yang saya sampaikan adalah mengajak mereka untuk menghitung secara finansial berapa yang harus dikeluarkan hingga mendapat gelar sarjana khususnya di Jurusan Teknik Informatika UIN Alauddin Makassar. Mengapa secara finansial? umumnya orang eksakta mudah memahami sesuatu jika di-angka-kan, padahal investasi pendidikan kurang tepat untuk dihitung-hitung. Apalagi dalam agama sendiri menekankan bahwa belajar itu adalah wajib hukumnya, jadi ilustrasi dibawah ini bukan mengajak mahasiswa untuk berpikir materialistis tetapi semata-mata untuk menunjukkan betapa besarnya investasi yang mereka harus tanamkan untuk menjadi seorang sarjana.
Mula-mula mahasiswa saya ajak untuk mengidentifikasi apa saja yang harus dibiayai selama kuliah. Diasumsikan bahwa kuliah rata-rata untuk Jurusan Teknik Informatika adalan 5 tahun (10 semester). Berikut item-item yang akan dibiayai tersebut:
| No. | Item Pembiayaan | Keterangan |
| 1. | Pendaftaran | Sekali |
| 2. | Pra akademik | Sekali |
| 3. | BPP | Setiap semester |
| 4. | Praktikum komputer | Setiap semester |
| 5. | Praktikum ibadah | Dua semester |
| 6. | Program PIKIH | Dua semester |
| 7. | Konsumsi | Setiap hari |
| 8. | Akomodasi | Setiap tahun |
| 9. | Transportasi | Setiap hari |
| 10. | Sandang (dari ujung rambut-ujung kaki) | Setiap tahun |
| 11. | Buku text dan ATK | Setiap semester |
| 12. | Fotocopy | Setiap semester |
| 13. | Komunikasi | Setiap bulan |
| 14. | Pembelian komputer | Sekali |
| 15. | Koneksi internet | Setiap bulan |
| 16. | Lain-Lain | Setiap bulan |
Mari kita analisa satu persatu dengan asumsi kuliah dijalani selama 5 tahun (10 semester)
Pendaftaran, biaya ini dikeluarkan sekali berkaitan biaya administrasi saat pertama kali mendaftar, mulai pengambilan sampai pengembalian formulir.
- Rp. 150.000,-
Pra-Akademik, biaya ini dikeluarkan sekali saat mendaftar ulang setelah dinyatakan lulus ujian seleksi
- Rp. 200.000,-
BPP (Biaya Penyelenggaraan Pendidikan), biaya ini akan dikeluarkan setiap semester yang besarannya adalah Rp. 800.000,- persemester sehingga menjadi
- Rp. 800.000,- x 10 semester = Rp.8.000.000,-
Praktikum Komputer, biaya ini juga dikeluarkan setiap semester dengan besaran
- Rp. 500.000,- x 10 semester = Rp. 5.000.000,-
Praktikum Ibadah, biaya ini hanya dikeluarkan selama dua semester pertama.
- Rp. 200.000, x 2 semester = Rp. 400.000,-
Program PIKIH (Pencerahan Imani dan Keterampilan Hidup), biaya ini juga dikeluarkan hanya untuk dua semester pertama.
- Rp. 175.000,- x 2 semester = Rp. 350.000,-
Konsumsi, sama halnya akomodasi meski kita makannya sama orang tua di rumah, dalam hitungan bisnis tetap aja juga harus dihitung.
- Rp. 15.000,- perhari x 365 hari x 5 tahun = Rp. 27.375.000,-
Akomodasi, biaya ini adalah biaya yang dikeluarkan untuk sewa kost selama lima tahun. Bagaimana dengan yang tinggal dengan orang tua? Kan gak perlu ngeluarin sewa kost!. Saat kuliah kita menganggap semua yang kita keluarkan dan fasilitas yang kita gunakan dianggap sebagai investasi layaknya ketika kita mau buka usaha retail. Meski ruko adalah milik sendiri, tetapi tetap aja harus diperhiungkan susut dari ruko itu atau ruko itu dihitung sebagai tempat yang disewa (untuk masalah yang kayak gini bagusnya tanya ama orang ekonomi, pasti tau betul itung-itungan bisnis). Baiklah, rata-rata sewa kost yang dinyatakan sendiri oleh mahasiswa saat ini adalah,
- Rp. 1.500.000,- x 5 tahun = 7.500.000,0
Transportasi, biaya ini merupakan ongkos angkot dari rumah/kost ke kampus. Bagaimana jika menggunakan motor? Kurang lebih sama hasilnya, kita lihat analisanya, rata-rata mahasiswa kuliah 6 hari dalam seminggu, ongkos PP rumah/kost-kampus rata-rata Rp.15.000,-. Dalam satu semester rata-rata mahasiswa kuliah 16 kali pertemuan.
- Rp. 15.000,- x 6 hari seminggu x 16 minggu x 10 semester = Rp. 14.400.000,-
Sandang, menurut pengakuan mahasiswa minimal mereka belanja untuk keperluan pakaian dari ujung rambut s.d. ujung kaki sekitar satu sampai dua kali setahun dengan anggaran sekitar Rp. 1.000.000,- pertahun.
- Rp. 1.000.000,- x 5 tahun = Rp. 5.000.000,-
Buku-buku, yang masuk dalam kategori ini adalah mulai dari buku text hingga buku dan alat tulis-menulis atau ATK (alat tulis kantor) lainnya.
- Rp. 750.000,- x 10 semester = Rp. 7.500.000,-
Fotocopy, biasanya fotocopy ini biasanya dari tugas-tugas atau bahan kuliah yang diberikan oleh dosen untuk digandakan hingga tugas akhir skripsi, untuk mudahnya kita ambil rata-ratanya atau mungkin minimal.
- Rp. 150.000,- x 12 bulan x 5 tahun = 9.000.000,-
Komunikasi, komunikasi disini adalah rata-rata biaya komunikasi perbulan (pulsa)
- Rp. 50.000,- x 12 bulan x 5 tahun = 3.000.000,-
Pembelian Komputer, sangat ganjil rasanya jika ada seorang montir tidak punya kunci inggris, atau tukang service elektronik yang tidak punya solder dan obeng. Begitu juga calon sarjana komputer yang gak punya komputer.
- Rp. 5.000.000,-

Investasi Pendidikan
Koneksi Internet, prilaku mahasiswa untuk mendapatkan koneksi internet berbeda-beda, ada yang memilih ke warnet, warkop (meski gratis hotspotnya tapi minimalkan harus beli kopi secangkir), atau membeli modem sendiri untuk koneksi via telepon rumah atau GSM/CDMA.
- Rp. 100.000,- x 12 bulan x 5 tahun = Rp. 6.000.000,-
Biaya Lain-Lain, ini merupakan biaya yang biasa dikeluarkan tanpa perencanaan, misalnya: ada film bagus tuh di studio, nonton yuk…., ke mall yuk cuci mata!, atau sekedar nongkrong di pantai losari, de el el.
- Rp. 50.000,- x 12 bulan x 5 tahun = Rp. 3.000.000,-
Berikut ringkasannya:
| No. | Item Pembiayaan | Jumlah |
| 1. | Pendaftaran | Rp 150.000 |
| 2. | Pra akademik | Rp 200.000 |
| 3. | BPP | Rp 8.000.000 |
| 4. | Praktikum komputer | Rp 5.000.000 |
| 5. | Praktikum ibadah | Rp 400.000 |
| 6. | Program PIKIH | Rp 350.000 |
| 7. | Konsumsi | Rp27.375.000 |
| 8. | Akomodasi | Rp 7.500.000 |
| 9. | Transportasi | Rp14.400.000 |
| 10. | Sandang (dari ujung rambut-ujung kaki) | Rp 5.000.000 |
| 11. | Buku text dan ATK | Rp 7.500.000 |
| 12. | Fotocopy | Rp 9.000.000 |
| 13. | Komunikasi | Rp 3.000.000 |
| 14. | Pembelian komputer | Rp 5.000.000 |
| 15. | Koneksi internet | Rp 6.000.000 |
| 16. | Lain-Lain | Rp 3.000.000 |
| Total | Rp 101.875.000 |
Nah loh loh, kok banyak baget ya?… weleh-weleh.. ternyata untuk jadi sarjana mahal juga ya…!?
Tapi sekali lagi angka-angka ini hanya merupakan perkiraan, disetiap daerah mungkin berbeda. Anda bisa menghitung sendiri sesuai keadaan anda saat menjalani investasi pendidikan ini.
Popularity: 20% [?]
